Benarkah Internet Bisa Merusak Perkembangan Anak?

1 Aug 2013

Era digital, jamannya internet sangat pesat dan cukup mudah terjangkau dan mudah di akses untuk semua kalangan, mulai dari yang tua hingga anak-anak sekalipun. Kini internet bisa dinikmati secara mobile lewat HandPhone semurah apapun, mungkin kita sering melihat anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar didalam saku kemejanya bukan lagi uang recehan sebagai bekal, namun gadget sekarang menjadi trend sebagai bekal ke sekolah.

Mereka tidak peduli bahaya yang mengancam keselamatan mereka ketika pergi ke sekolah membawa HP dan asyik memainkan HP diangkutan umum.
Tidak hanya itu, menurut saya hal itu tidak wajar karena tugas sebagai pelajar yaitu untuk belajar dan tidak perlu ke sekolah membawa HP karena bisa menyebabkan tidak konsentrasinya selama proses belajar dikelas.

Sebagai orang tua tentu kita sangat menyayangi buah hati kita, maka banyak orang tua yang memberi kasih sayang secara berlebihan bahkan semua kemauan anak dipenuhi tanpa berpikir panjang akibatnya. Menyayangi anak tidak harus selalu menuruti keinginannya, sebagai orang tua kita harus pintar untuk mengarahkan dan memberi pengertian dampak serta manfaatnya.

Maraknya aksi kejahatan melalui facebook tentu kita harus waspada belum lagi situs-situs porno yang bisa merusak moral dan perkembangan anak kita. Miris jika menonton tayangan berita di televisi anak baru duduk dibangku SD sudah bisa berbuat asusila terhadap temannya sendiri. Belum lagi pemberitaan-pemberitaan orang dewasa yang seharusnya anak-anak belum mengerti namun kini anak-anak jaman sekarang menjadi matang sebelum waktunya dari segi pola pikirnya.

Internet memang penting buat bekal pendidikan anak-anak kelak supaya tidak menjadi tertinggal alias gaptek. Namun sebagai orang tua tentu kita tidak bisa menjaga dan mengawasi aktivitas anak kita, untuk itu sebagai orang tua tentu harus bisa baca karakter si anak jangan mentang-mentang sayang terus membiarkan apa saja yang dilakukan anak yang penting anak bahagia menurut saya itu bukan sayang tapi membiarkan si anak tumbuh dengan tidak dibekali pelajaran bagaimana cara bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan menghargai waktu karena orang yang sudah asyik main internet biasanya lupa waktu dan lupa segalanya hingga menjadi malas.

Anak adalah harapan kita dan generasi penerus bangsa tentunya kita harus bisa melindungi anak kita semaksimal mungkin dari hal-hal yang negatif. Sangat sedih ketika melihat ansk-anak yang mampu dengan difasilitasi apapun dari orang tuanya, mereka asik bermain mobile sedangkan orang tuanya jungkir balik mencari uang, memang semua itu untuk anak dan mungkin kita sebagai orang tua tidak pernah memikirkan sejauh itu namun tidak ada salahnya jika kita memberi pengertian untuk bisa menghargai fasilitas yang mereka dapat supaya tidak disalah gunakan manfaatnya.

Sebagai cara untuk memotivasi anak, kita bisa bercerita tentang kisah inspiratif yang telah sukses dengan masa lalunya yang serba terbatas jangankan memiliki HP untuk bisa memiliki sebuah pensil yang panjangpun susah atau dengan kisah lainnya dengan bahasa yang lembut seolah kita tidak sedang menggurui mereka.
Harapan orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik buat anaknya, namun sebagai orang tua yang bijak tidak ada salahnya jika kita waspada dan selalu memperhatikan perkembangan anak, karena dalam usia masa pertumbuhan dan perkembangan disini kita bisa merasakan bahwa tidak gampang menjadi orang tua. Masa anak-anak rasa keinginan tahuannya sangat besar dan selalu mencari tahu apa yang sedang mereka pikirkan, bersikaplah terbuka jadilah sahabat, teman dan orang tua yang selalu memberi kenyamanan.***


TAGS mobile internet perkembangan anak


-

Author

Follow Me