Berikan Aksi Nyata Bukan Sekedar Kata

19 Mar 2014

Hutanku

Hutanku

Berbicara masalah lingkungan seakan tidak ada habisnya, berbagai solusi, pendapat dan aksi pun sudah dilakukan akan tetapi masih saja tidak seimbang antara yang peduli dan tidak peduli. Saya yakin banyak orang di dunia ini yang sudah memberikan aksi nyata untuk kepedulian terhadap lingkungan namun bentuk kepedulian tersebut seolah tertutup sama orang perbuatan mereka yang tidak peduli dengan lingkungan dan hasilnya seolah sia-sia.

Banyak orang mengkampanyekan ramah lingkungan namun tidak berbuat aksi nyata sekecil apapun itu, misalnya menerapkan pola hidup ramah lingkungan dimulai dari lingkungan kecil seperti di rumah dan sekitar misalnya. Sejak SD saya sangat senang dengan alam, membayangkan suasana pedesaan dengan menghirup udara yang bersih dan sejuk, sangat takjub ketika melihat tayangan di Televisi yang menayangkan suasana alam dengan pepohonan yang hijau dengan warna warni bunga sampai-sampai waktu dulu ketika ada yang nanya apa cita-cita saya, dengan cepat saya menjawab ingin menjadi perawan desa hahaaanamanya juga masih kanak-kanak suka ngawur kalau ditanya cita-cita dan memang tidak nyambung antara lingkungan dengan perawan desa, tetapi yang saya maksud adalah karena kecintaannya terhadap alam dan ingin selalu berada di alam yang bersih dan sejuk.

Mengikuti kegiatan pramuka sejak SD salah satu kegiatan dimana saya bisa berinteraksi dengan alam, diajarkan bagaimana kita harus berterima kasih sama Sang Pencipta dengan diberikannya nikmat alam yang tidak ada batas, saya selalu ingat tentang paparan dari Pembina saat itu, saya diberi pengetahuan tentang Tunas Kelapa, bakal yang akan menjadi pohon kelapa sebagai lambang pramuka dimana dari keseluruhan pohon kelapa ini sangat berguna untuk manusia, mulai dari akar, daun, ranting serta buah kelapa yang bisa dijadikan berbagai kebutuhan manusia.

Menginjak bangku SMP dan SMA saya masih aktif di organisasi kepramukaan tersebut, hingga aktivitas sekarang sebagai blogger yang aktif dibeberapa kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan, saya tidak akan berpikir panjang untuk memutuskan untuk mengikuti kegiatan tersebut selama waktu saya memungkinkan, kenapa tidak?

Bagi saya berinteraksi dengan alam merupakan sesuatu yang mengasyikkan, saya bisa mensyukuri apa yang Tuhan anugerahkan buat penghuni bumi. Lewat alam kita bisa berkarya dan berimajinasi tentang keagungan Tuhan, karena bagi saya hidup tidak sekedar untuk menikmati akan tetapi kita juga harus merawat dan menjaganya sebagai tanda rasa syukur kita.

Rasanya seperti omong kosong jika kita tidak berbuat mulai dari hal yang terkecil untuk alam, mengkampanyekan slogan-slogan ramah lingkungan tanpa diikuti aksi nyata semua hanya bualan semata. Apa yang saya lakukan memang tidak besar pengaruhnya tetapi setidaknya saya sudah memberikan aksi nyata untuk Gaya Hidup yang Ramah Lingkungan.

Komunitas Inspirasi Pohon

Komunitas Inspirasi Pohon

Mengikuti berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan merupakan bentuk kepedulian saya terhadap lingkungan dan saya selalu antusias untuk ikut serta didalamnya, misalnya ketika saya diajak oleh komunitas Inspirasi Pohon yang digagas oleh teman saya sendiri Achmad Sidik Toha, beliau mengajak anak-anak memperkenalkan dan menanam pohon sekitar hutan di kawasan Bogor. Lalu saya pernah mengikuti kegiatan di komunitas Ciliwung yang secara rutin mengadakan bersih-bersih sungai dengan memungut sampah-sampah beserta warga setempat juga yang tidak kalah menarik saya belajar mendaur ulang sampah yang bisa dijadikan kerajinan tangan yang cantik dan menarik.

Komunitas Peduli Ciliwng Condet

Komunitas Peduli Ciliwung Condet

Setelah mengikuti berbagai kegiatan seperti di atas, sesampainya di rumah saya tidak melupakan ilmu yang saya dapat ketika itu. Salah satu contohnya dengan ilmu daur ulang, tanpa berpikir nunggu berhari-hari untuk beraksi, saya langsung mengumpulkan sedotan bekas air mineral kemasan gelas dan bungkus kopi untuk di anyam menjadi taplak meja, tas dan lain sebagainya.

Komunitas Peduli Ciliwung Bogor

Komunitas Peduli Ciliwung Bogor

Sampah merupakan permasalahan yang besar di lingkungan kita dan hingga sekarang masih sangat sulit untuk menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, akibatnya banjir di sejumlah wilayah apalagi Jakarta yang sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Sungai yang mengitari saluran buangan menjadi bak sampah yang harus menampung ber ton-ton jumlah sampah setiap harinya, ini bukan berarti pemerintah tinggal diam, karena saya pernah melihat tayangan di televisi bahwa setiap hari ada petugas yang selalu membersihkan sampah namun jika aktivitas buang sampah ke sungai masih terus di lakukan, ya sungai itu tidak akan bersih, kasian juga ya petugasnya.

Sampah limbah plastik, jenis sampah ini sangat susah untuk terurai, butuh ratusan tahun untuk bisa terurai dengan tanah. Jaman sekarang, banyak minuman instant dengan kemasan yang menarik dan bekasnya dibuang begitu saja, bayangkan jika hal itu dibiarkan terus menerus berapa banyak limbah sampah plastik yang bisa meracuni ekosistem alam.

Hati kecil saya tergerak untuk mau menerapkan ilmu yang saya dapat dari daur ulang sampah, memungut sedotan plasik tanpa sungkan dan malu biarpun orang memandang aneh, dan meminta kepada salah satu warung kopi yang berada di sekitar rumah untuk mau mengumpulkan bungkus kopi yang di tukar dengan uang sebagai imbalan jasa mau bekerjasama dengan saya.

Daur Ulang Sampah

Daur Ulang Sampah

Meskipun hasilnya tidak sebesar seperti orang-orang yang sudah menjual hasil karyanya tetapi saya bisa berbagi dengan teman dengan memberi kerajinan tangan yang saya buat untuk dijadikan kenang-kenangan, dan Alhamdulillah hasilnya mendapat tanggapan yang positif bagi mereka yang mencintai seni, ada beberapa teman yang memesan taplak meja dari sedotan plastik. Dari mencintai lingkungan ternyata bisa menghasilkan kepuasan tersendiri dan bisa berkarya, Tuhan menciptakan sesuatu tentu ada keuntungannya buat manusia, jika kita mau berpikir dan berusaha serta peduli dengan alam.

Blogger Bicara

Blogger Bicara

Pada acara Blogger Bicara Lingkungan yang digelar atas kerjasama WWF dan Blogdetik di Demang Caf Sarinah pada tanggal 16 Maret 2014, ternyata banyak cerita dan pendapat dari para blogger yang mempunyai pengalaman seputar lingkungan yang jika di kupas tidak akan ada tuntasnya. Untuk itu senada dengan visi WWF Indonesia adalah “Pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia untuk kesejahteraan generasi sekarang dan di masa mendatang”. Misi kami adalah melestarikan keanekaragaman hayati dan mengurangi dampak yang disebabkan manusia melalui upaya:

1. Mempromosikan etika pelestarian yang kuat, kesadaran serta aksi di kalangan masyarakat Indonesia.
2. Memfasilitasi upaya multi pihak untuk melindungi keanekaragaman hayati dan proses ekologis dalam skala ekoregional.
3. Melakukan advokasi kebijakan, hukum dan penegakan hukum yang mendukung upaya pelestarian.
4. Mempromosikan pelestarian bagi kesejahteraan masyarakat, melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan
(sumber: www.wwf.or.id)

Yuk, cintai dan jaga lingkungan kita untuk sekarang dan di masa yang akan datang, keterlibatan semua pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan kelestarian alam demi kepentingan kita bersama. Jika kita memperlakukan alam dengan baik maka alam pun akan memberikan yang baik buat kita. ***

Salam Lingkungan.


TAGS #IngatLingkungan wwf Indonesia peduli lingkungan daur ulang


-

Author

Follow Me